Rabu, 14 September 2011

Wahai Tuhan yang tahu segalanya
Yang mengetahui kejadian yang sebenar-benarnya
Sisihkan waktu untuk dengarkanku sejenak
Karena ku sedikit muak dan penat

Aku yakin, tidak ada situasi yang tidak kau pertimbangkan
Aku yakin, semua masalah ada jalan keluarnya
Dan aku yakin, engkau memberikan masalah ini agar aku menjadi pribadi lebih baik yang sabar dan ikhlas serta bisa mengambil hikmah dari segala cobaan yang engkau berikan

Tuhan, belakangan ini waktuku terkuras untuk memikirkan hal yang bersifat mengira-ngira
menjaga sikap untuk orang yang tak beretika
Berusaha mengerti yang tidak sedikitpun dia mengerti
Yang ada hanya hinaan yang terdengar dari celoteh yang berlambang burung itu

Dia menghentikan jalinan silaturahmi
Dia menutup rapat-rapat hatinya
Seolah menjadi korban dengan apa yang dia perbuat selama ini

Terus melontarkan sindiran yang membuat jadi perbincangan banyak orang
Seakan menarik massa untuk menyimpulkan apa yang seharusnya tidak disimpulkan
Membuat asumsi dengan sikap tidak dewasa

Terus? Buat apa waktu itu kuturunkan egoku
Terus? Buat apa kita perbincangkan ini secara enam mata
Hasilnya? Nol besar
Jadi tidak perlu lagi berharap dan berekspektasi yang lebih

0 comments:

Poskan Komentar