..Why so serious? Why so over Sensitive..
Ambil kaca dan menanyakan pertanyaan diatas kepada diri sendiri. Lingkungan benar-benar mempengaruhi segalanya. Mungkin bisa dikatakan labil. Ini benar-benar ga baik. Bawaannya sensitif terus . Semua terlalu dibawa serius, lawakan jadi terasa hambar dan ga lucu. Sekalinya ada yang salah dan ga sreg dimata dan dihati berasa its a big problem dan jadi berkepanjangan untuk swing moodnya. I really hate my bad habbit.
In my mind, write is choose make feel better. I want to just write, yaa write about my feeling now. Sad, dissapointed, etc. karena dampaknya buruk banget untuk sekelilling yang berinteraksi setiap hari. Dan pastinya untuk diri sendiri juga. Jadi gak bisa berfikir positif, waktu kebuang percuma memikirkan yang buruk secara berlebihan dan ga bisa berkembang untuk membuat perubahan. Terlalu memikirkan apa kata orang. Satu lagi, terlalu mikirin perasaan orang lain yang jadinya cenderung mendem pendapat.Terkadang ngebuat batin sendiri dan pengen garuk-garuk tanah.
So far, saya ingin menjadi orang yang fleksibel, bisa berada dimana saja, dan mudah beradaptasi. Dan mau semua omongang orang ga dimasukin hati, apalagi omongan-omongan yang ga ngenakin. Karena pendapat orang suka ga terduga-duga.
Semua mau dilihat dan diambil dari segi positifnya saja. Hidup ini sudah terlalu rumit sama masalah. Kalo ga dibawa enjoy dan sabar bisa gila ngadepinnya. Semoga kedepan saya semakin menikmati kerumitan ini dan mulai bersahabat dan tau akan bersikap.
" Manusia berbuat salah itu wajar, yang tidak wajar adalah terus-menerus berada dalam kesalahan apalagi meyakini sebagai kebenaran." -Anonim
0 comments:
Poskan Komentar